Skintific
Skintific
Skintific Skintific Skintific

Warga Khawatir Jalan di Kampung Gabus Rawan Begal Usai Pembongkaran Bangunan Liar

Skintific

1. Warga Khawatir Kawal Lahan Bekas Pembongkaran Agar Tak Jadi Rawan Kriminalitas

 Gunung Sitoi News Warga Khawatir Puluhan bangunan liar di Jalan Kong Isah, Kampung Gabus, Desa Srimukti, resmi dibongkar Rabu (18/6). Meski menegakkan aturan, warga setempat khawatir lahan kosong itu rentan aksi kriminal, seperti begal dan tawuran, jika tak segera difungsikan.

“Saya minta lahan yang sudah digusur ini ke depannya bisa segera dimanfaatkan… daerah sini cukup sepi, bisa-bisa nanti rawan kriminalitas,” ujar Fatoni (46) .

Skintific

2. [Kronologi & Solusi] Sehari Setelah Pembongkaran, Warga Kampung Gabus Dorong Penataan Lahan

Puluhan rumah liar milik warga di atas tanah milik Perum Jasa Tirta digusur oleh Satpol PP Bekasi kemarin pagi. Pembongkaran ini berdasarkan instruksi Gubernur Jabar yang disampaikan melalui Bupati Bekasi.

Kini, warga berharap lahan tersebut segera ditata—misalnya dijadikan taman atau jalan akses—untuk mencegah potensi kerawanan, apalagi wilayah ini sepi saat malam.

Warga Khawatir
Warga Khawatir

Baca Juga: Diduga Setwan Pandeglang Palsukan Stempel dan Invoice Hotel

3. [Opini] Mengubah Ruang Rawan Jadi Kawasan Produktif: Sudah Saatnya Pemda Bertindak Cepat

Pasca­pembongkaran, Pemerintah Kota dan Dinas SDA perlu memiliki rencana cepat guna menghindari munculnya zona lengah. Ini bukan sekadar estetika, melainkan tindakan preventif terhadap begal yang bisa muncul dari kekosongan ruang.


4. [Human Interest] Fatoni: Warga Siap Bangun Pos Keamanan dan Berkebun di Lahan Bekas Gusuran

Fatoni dan beberapa warga merencanakan gotong royong membangun pos ronda kecil dan area kebun sayur di bekas lahan liar. Mereka percaya inisiatif mandiri dapat meredam niat kriminal masuk ke wilayah tersebut.

“Kita siapkan sedikit dana.


**5. Warga Khawatir Pembongkaran Liar Berdasar Instruksi Gubernur: Langkah yang Tepat, Tantangan Selanjutnya?

Pembongkaran 50 bangunan liar di lahan Perum Jasa Tirta akibat instruksi Gubernur Jabar lewat Bupati Bekasi adalah upaya penegakan hukum yang tepat. Namun kini, tugas berikutnya di tangan pemerintah dan masyarakat:

  1. Segera tetapkan fungsi lahan (taman, lapangan olahraga, jalan akses).

  2. Lakukan sosialisasi keamanan masyarakat malam hari.

  3. Tingkatkan kolaborasi antara Satpol PP, desa, dan pihak keamanan lokal.

Skintific