1 Suhu di Kota Medan Tembus 36 Derajat, BMKG: Akibat Minimnya Tutupan Awan
Gunung Sitoli Suhu di Kota Medan terasa sangat menyengat. Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu udara tercatat mencapai 36°C pada siang hari, menjadikannya salah satu hari terpanas di bulan Juli ini.
Kepala BMKG Wilayah I Medan, Darwis Nasution, menjelaskan bahwa tingginya suhu disebabkan oleh minimnya tutupan awan, sehingga sinar matahari langsung memanaskan permukaan bumi.
“Secara meteorologis, ini adalah fenomena wajar di musim kemarau. Radiasi matahari sangat kuat karena langit relatif cerah,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di luar ruangan pada pukul 11.00–15.00 WIB dan menjaga asupan cairan tubuh.
Artikel 2 — Gaya Edukatif Populer
Kenapa Medan Terasa Panas Banget Hari Ini? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Medan kembali dilanda cuaca panas ekstrem hari ini dengan suhu menyentuh 36°C. Banyak warga mengeluhkan kondisi gerah yang tak biasa, bahkan di dalam rumah. Tapi, kenapa sih bisa sepanas ini?
Menurut BMKG, penyebab utamanya adalah langit yang cerah dan minimnya awan. Awan biasanya berfungsi sebagai pelindung dari paparan langsung sinar matahari. Ketika tidak ada awan, panasnya terasa lebih menusuk.
Faktor lainnya adalah perubahan tekanan udara dan kondisi angin divergen, di mana udara bergerak menjauhi suatu wilayah, menyebabkan udara panas terperangkap di permukaan.
Kalau kamu merasa pusing, cepat lemas, atau berkeringat terus, bisa jadi tubuhmu terkena heat exhaustion. Banyak minum air, hindari kafein, dan pakai topi saat keluar rumah, ya!

Baca Juga: MK Tolak Syarat Capres Minimal S1, Dianggap Batasi Hak Warga Negara
3. Suhu di Kota Medan Membara, Warga Pilih Berteduh dan Kurangi Aktivitas Luar
MEDAN – Jalanan di sejumlah titik di Kota Medan terlihat lebih lengang dari biasanya pada siang hari. Cuaca panas yang mencapai 36 derajat Celsius membuat warga memilih tidak banyak beraktivitas di luar ruangan.
“Saya biasanya jualan dari pagi sampai sore. Tapi sejak siang tadi, hampir tak ada pembeli, mungkin karena panas,” ujar Nurhayati, pedagang makanan di kawasan Marelan.
BMKG mengonfirmasi bahwa Medan sedang mengalami masa puncak musim kemarau dengan intensitas panas tinggi, namun belum masuk kategori gelombang panas.
“Panas ini masih dalam batas normal. Namun masyarakat tetap kami imbau untuk menjaga kesehatan,” jelas pejabat BMKG.
Artikel 4 — Gaya Opini Singkat
Cuaca Panas di Medan, Waktunya Evaluasi Ruang Terbuka Hijau
Suhu ekstrem yang terjadi di Medan hari ini seharusnya menjadi peringatan bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan ruang terbuka hijau. Dengan suhu mencapai 36°C, efek urban heat island semakin terasa—terutama di kawasan padat seperti Medan Kota dan Medan Denai.
Minimnya pohon rindang dan dominasi beton membuat panas terjebak dan memantul ke lingkungan sekitar. Solusinya bukan hanya edukasi ke warga, tapi juga kebijakan tata kota yang pro-lingkungan.
Artikel 5 — Gaya Keluarga & Kesehatan
Cuaca Panas Ekstrem di Medan, Ini 5 Tips Lindungi Keluarga Anda
Suhu 36°C di Medan hari ini cukup berbahaya, terutama bagi anak-anak dan lansia. Berikut lima langkah yang bisa diambil untuk melindungi keluarga dari paparan panas ekstrem:
-
Berikan cairan setiap 2 jam sekali, bahkan jika tidak merasa haus.
-
Batasi aktivitas fisik, terutama di luar ruangan.
-
Gunakan kipas angin atau AC, terutama di siang hari.
-
Makan makanan segar dan hindari gorengan panas.
-
Waspadai tanda heatstroke seperti pusing, kulit merah kering, dan kebingungan.
Menurut BMKG, fenomena ini masih akan terjadi selama beberapa hari ke depan. Tetap waspada dan jaga kesehatan keluarga!

